THE MORE YOU EXPLORE! THE MORE YOU KNOW YOURSELF!

Keep inspired, keep the spirit on HOTMOM!

Be BRAVE, be a HOTMOM!

Learn to take care of yourself before you start taking care of others! Travel and explore! Be sure to keep everyone save!

Figure out whether you're a HOTMOM or not by reading this blog!

To live your life to the fullest! We must break the ordinary!

Friday, July 11, 2014

HOT TIPS: ENJOY YOUR TIME

Salam Cinta HOTMOM,




Banyak teman-teman saya bertanya bagaimana cara saya mengatur waktu sehingga dapat melakukan semua kegiatan tanpa lelah, yaitu :
·      Berbagai waktu untuk anak
·      Bekerja di perusahaan media online
·      Berbagi waktu untuk mengelola perusahaan interior yang saya miliki
·      Melakukan kegiatan olahraga secara rutin
·      Me Time

Resepnya adalah : “ENJOY YOUR TIME”…..

Apakah saya lelah? apakah saya bosan? apakah saya overload dan kekurangan waktu? jawabannya adalah “IYA”…tapi dengan resep diatas saya dapat menjalani semuanya dengan senang hati.


BERBAGI WAKTU UNTUK ANAK

Yang saya maksud dengan berbagi waktu untuk anak disini bukanlah menemani dia bermain, atau menemani dia makan dan menjelang tidur karena hal yang baru saya sebutkan diatas tidak dapat saya lakukan karena saya harus bekerja, tetapi saya menyediakan waktu pada saat jam makan siang di kantor untuk membuat ringkasan semua mata pelajaran anak saya Oris di komputer saya. Hal ini saya lakukan 2 bulan menjelang anak saya UTS ataupun UAS. Dengan adanya ringkasan ini memudahkan Oris dalam mengulangi semua pelajaran di sekolahnya. Tidak jarang saya bekerja sampai pagi di rumah dalam mempersiapkan ringkasan ini. Sangat melelahkan tetapi sepadan dengan hasilnya dimana Oris selalu mendapatkan rangking di kelasnya. Saya melakukan hal ini sejak Oris duduk di kelas 1 Sekolah Dasar sampai di kelas 1 SMP. Hasil ringkasan yang saya buat menyebar kemana-mana dimana banyak orang tua murid meminjamnya untuk di foto copy.

Di hari sabtu dan minggu baru saya dapat menemaninya bermain dan menghabiskan waktu bersama….


BERBAGI WAKTU UNTUK MENGELOLA PERUSAHAAN SENDIRI

Dari senin sampai jumat saya bekerja di perusahaan yang bergerak di media online. Tugas dan tanggungjawab saya tidak mudah karena target yang diberikan perusahaan sangat besar. Sehari-harinya saya berangkat jam 6 pagi dan tiba di rumah kembali sekitar jam 10 malam. Kalau dipikir-pikir saya sudah tidak punya waktu dan energy  lagi untuk mengerjakan apapun. Tetapi saya bisa melakukan semuanya sendiri dengan pengaturan waktu yang disiplin agar semua bisa berjalan sesuai target yang saya harapkan.


Dari 5 hari kerja di media online, ada 2 hari dimana saya berusaha untuk tidak ada meeting di malam hari , yaitu hari selasa dan kamis karena pada hari tersebut adalah jadwal saya membuat design interior bagi pada para calon customer saya. Seorang drafter, yaitu teman anak saya yang bernama Audi membantu saya dalam membuat gambar sketsa dari design interior yang saya rancang. 2x seminggu kami menggambar dari jam 8 – 11 malam atau terkadang selesai jam 12 malam.


Teman-teman kembali bertanya, “Kapan mbak bertemu atau mengerjakan perusahaan interiornya?” jawabannya adalah sabtu dan minggu.
Sabtu adalah hari untuk belanja semua kebutuhan interior mulai dari bahan bangunan sampai ke kebutuhan bed cover dimana saya memilih sendiri sesuai dengan design yang sudah saya buat. Dan pada hari minggu adalah hari bertemu dengan calon customer baik untuk mempresentasikan design yang saya buat atau untuk penandatanganan kontrak interior.
Yang membuat pekerjaan saya bisa efektif adalah karena saya mengelola perusahaan ini secara online dan komunikasi dengan customer dilakukan melalui email dan smartphone yang kita miliki. Semuanya sangat mudah dikelola tanpa harus memiliki kantor.

BERBAGI WAKTU UNTUK OLAHRAGA

Disela-sela waktu kerja saya 7 hari dalam seminggu, saya menyempatkan berolahraga 5x seminggu untuk menjaga kondisi badan saya tetap Fit, yaitu Work out di Fitness Centre yang berlokasi satu gedung dengan kantor saya setiap Senin, Rabu dan Jumat, dan berolahraga di lingkungan rumah setiap sabtu dan minggu pagi sebelum saya bekerja mengurus perusahaan interior saya.
Apabila ada Oris di rumah, maka kami akan ke Ancol untuk berolahraga bersepeda sambil liburan…


BERBAGI WAKTU UNTUK DIRI SENDIRI (ME TIME)

Waktu untuk membahagiakan diri saya sendiri saya mulai dari pagi dimana setiap hari jam 7.30 pagi saya ke salon untuk cuci blow dan berdandan disana. Hal ini membuat semua orang bingung kenapa setiap pagi saya harus ke salon ? hahahahahaah….pertanyaan yang susah dijawab…tapi, ke salon setiap pagi sangat membantu saya memberikan semangat kerja setiap harinya.



Disamping setiap hari ke salon, sekali atau dua kali dalam sebulan pada jumat malam saya akan hangout bersama teman-teman dekat sekedar untuk mengobrol ataupun untuk bersosialisasi.


Setiap akhir bulan saya akan ke Kuala Lumpur mengunjungi anak saya atau mengunjungi orangtua yang berada di Bandung.



Dan kapankah waktu saya untuk menulis Blog ? saya mencicil content blog setiap pagi di salon saat saya di blow dan menyelesaikannya pada sabtu malam agar bisa diupload hari minggu.

HotMom,
Di usia saya yang 46 tahun, waktu tidur saya berkisar 4-5 jam sehari dimana sisanya adalah untuk bekerja selama 7 hari dalam seminggu. Kerja keras yang saya lakukan dengan pengaturan waktu yang efisien akan menghasilkan result yang maksimal.
·      Kinerja kerja saya tetap bagus di kantor
·      Perusahaan interior saya berjalan dengan baik
·      Waktu untuk kesenangan diri sendiri tetap ada
·      Dan, anak menjalankan pendidikannya dengan baik pula

Mari kita pergunakan waktu kita dengan sebaik-baiknya karena hidup hanya satu kali…

BYE HOTMOM




HOT TIPS: MONEY - MONEY - MONEY


Salam Cinta HotMom,              


Konon perempuan katanya identik dengan uang atau materi. Saya setuju saja asalkan dipergunakan untuk hal yang benar. Sebagai Ibu tentunya kita memikirkan selain pengaturan keuangan keluarga, juga rencana pendidikan anak dan rencana investasi untuk masa depan.

Saat usia saya 26 tahun dimana anak saya Oris baru lahir, saya sangat sulit mengatur keuangan karena  pengeluaran yang begitu banyaknya membuat saya harus memutar otak untuk bisa mengatur dana yang ada dan tetap harus bisa menabung.



















Dari gaji bulanan yang saya terima  sebagai pegawai,  harus diatur sedemikian rupa agar saya tetap bisa menyisihkan dana untuk menabung. Dan yang saya pilih saat itu adalah Tabungan Pendidikan Anak dimana saldo per bulannya bisa kita tentukan sendiri sesuai kemampuan kita. Saat itu saya mengambil program Tabungan Pendidikan dengan saldo Rp. 50.000 perbulan. Fokus saya adalah menabung untuk biaya sekolah anak saya nanti. Lama menabung saya rencanankan 17 tahun dimana dia akan masuk kuliah di usia itu.

Berjalannya waktu, anak saya tumbuh besar dan kebutuhan keuangan juga membesar dimana saya adalah seorang single parent yang harus memikirkan semuanya. Memiliki 2 pekerjaan itulah yang saya lakukan untuk bisa mendapatkan tambahan penghasilan, yaitu bekerja di kantor dan pekerjaan sampingan sebagai Conference Organizer. Dari pekerjaan sampingan ini akhirnya saya bisa memiliki rumah sendiri berukuran kecil tipe 2 kamar. Rumah milik sendiri ini adalah investasi saya yang kedua selain Tabungan Pendidikan Anak yang saya miliki. Karena sudah memiliki penghasilan lumayan, saldo Tabungan Pendidikan yang tadinya Rp. 50.000 perbulan saya naikkan menjadi Rp. 200.000 perbulan.

Untuk pembelian rumah ini saya lakukan dengan mencicil selama 1 tahun kepada pemilik rumah yang baik hati yang bersedia memberikan cicilan dan mempercayai saya. Rumah ini saya beli pada tahun 1998.

Sejak saat itu saya tidak berhenti mengerjakan pekerjaan sampingan sebagai Conference Organizer dan berhasil membeli rumah yang lebih besar dari sebelumnya dimana rumah yang saya beli tahun 2000 ini merupakan rumah yang saya tempati sampai sekarang. Cara pembeliannya adalah dengan menjual rumah yang lama dan dijadikan uang muka untuk rumah yang baru. Sisanya saya cicil selama 1 tahun ke developer tanpa dikenakan bunga.


Berjalannya waktu dimana karir saya dikantor sudah meningkat, saya tidak bisa lagi mengerjakan pekerjaan sampingan seperti sebelumnya. Untungnya gaji bulanan yang saya terima sangat bagus sehingga mencukupi semua kebutuhan keluarga saya.
Di tahun 2005 saya mulai melirik bentuk investasi yang lain, yaitu asuransi. Banyak penawaran yang diberikan namun yang saya pilih saat itu adalah yang banyak dipilih oleh teman-teman sekantor saya. Sejujurnya saya tidak membaca dan mengerti dengan jelas benefit atau manfaat dari asuransi yang ditawarkan, namun tetap saya ikuti dengan harapan saya memiliki investasi untuk dihari tua nanti. Pilihan asuransi yang saya ambil adalah jenis Pru Link, yaitu Asuransi Kesehatan sekaligus investasi .

Tidak berhenti berinvestasi, saya mulai mencoba investasi yang lain yaitu Emas batangan. Investasi ini atas saran oleh seorang teman yang bekerja di Bank dimana kita dapat membeli emas batangan ini dengan cara mencicil di kantor Pegadaian.


Sayapun mencoba untuk membeli emas batangan dengan cara mencicil. Ternyata sangat mudah mengurusnya. Kita bisa memilih jumlah gram emas yang akan kita cicil  dengan membayar uang muka minimal 20% dan biaya admisnistrasi Rp. 50.000. Kita dapat mencicil selama 3, 6 atau 12 bulan. Dan emas akan diberikan kepada kita setelah cicilan kita lunas.

Saya sangat menyukai investasi emas batangan ini karena saya bisa membelinya dengan mencicil dengan bunga rendah.

Dari 1 batang emas seberat 50 gram, bertambah menjadi 1 batang emas seberat 100 gram, dan bertambah menjadi beberapa batang hasil dari mencicil di Pegadaian.


Apakah saya berhenti berinvestasi ? tentunya tidak……
Pada tahun 2010, saya membuka usaha Design Interior dimana saya akhirnya berinvestasi di properti berupa apartemen.

Emas batangan yang saya miliki saya jual untuk dijadikan uang muka pembayaran apartemen. Sisa pembayaran saya cicil selama 1 tahun ke developer tanpa bunga. Apartemen pertama saya , harga beli saat itu Rp. 430.000.000, tipe 2 kamar di daerah Cawang dan 2 tahun kemudian berhasil saya jual seharga Rp. 650.000.000 dengan kondisi sudah furnished.


Saya tidak pernah meminjam ke Bank untuk berinvestasi karena saya tidak berani mengambil resiko tidak bisa membayar. Namun, seorang sahabat memberikan tips dan pandangan bahwa meminjam ke Bank bukanlah hal yang harus ditakuti.
Pada tahun 2012, akhirnya saya meminjam dana ke Bank untuk membeli 2 unit apartemen sebagai tambahan investasi properti saya.

HotMom,

Sebagai Ibu, kita harus cerdas memilih investasi apa yang cocok dengan keuangan keluarga kita. Saya pribadi sudah mencoba Tabungan Pendidikan Anak, Asuransi Kesehatan,  Investasi dalam bentuk Emas dan Properti. Emas adalah pilihan saya karena apabila kita membutuhkan uang secara cepat kita bisa menjual atau menggadaikannya.

SAVE DEPOSIT BOX


Save Deposit Box adalah tempat yang saya percayakan sebagai tempat menyimpan semua benda-benda berharga seperti :
·      Sertifikat Rumah
·      Perhiasan
·      Dokumen dan surat-surat penting lainnya

Cukup dengan membayar Rp.500.000 – Rp. 1.500.000 pertahun, kita bisa menyewa Save Deposit Box di salah satu Bank.

Semoga Tips Investasi yang sudah saya jalani ini bisa memberikan inspirasi bagi HotMom….


BYE HOTMOM









HOT TIPS: MY "PEAR"

Salam Cinta HotMom,




Salah satu alasan wanita sering kesulitan memilih baju adalah karena kurang memahami bentuk tubuhnya sendiri. Hal ini terjadi dengan saya dimana sangat sulit bagi saya untuk bisa mencari busana yang cocok . Berbeda bentuk tubuh tentu akan membuat penampilan busana yang dipakai juga ikut terpengaruh.

Bentuk tubuh saya masuk dalam kategori Pear, dimana di area pinggul dan paha melebar seperti buah Pear, sementara area atas terlihat langsing. Sangat sulit bagi saya untuk mencari celana panjang yang pas karena muat di pinggang ternyata tidak muat di pinggul dan sebaliknya. Alhasil, koleksi celana panjang saya bisa dihitung dengan jari, yaitu hanya 2 buah.

BUSANA


Busana favorit saya adalah rok A-Line dengan ukuran mini dimana saya terlihat lebih langsing dan jenjang saat mengenakannya. Karena saya suka travelling maka memiliki rok A-Line sangat praktis karena rok A-Line dapat dipakai beberapa kali dengan atasan yang berbeda. Dan membawa rok tidak akan memberatkan barang bawaan kita saat travelling.


Saya juga menyukai busana terusan mini tidak berlengan yang dapat dipakai saat bepergian maupun bekerja dimana saat bekerja tentunya saya mengenakan blazer atau atasan yang semi formal.
Busana terusan mini yang saya miliki tipenya tetap sama, yaitu A-Line dimana pinggul saya yang besar tersamar dengan model baju yang longgar dibawah.


 Saya juga menyukai busana yang dibagian pinggulnya memiliki aksen dimana bagian ini akan menjadi daya tarik tersendiri.


Beberapa atasan yang wajib saya miliki adalah cardigan hitam dan jaket jeans. Namun, saya memiliki beberapa atasan yang berbeda baik itu jas formal, casual maupun jaket yang dapat dipakai sesuai dengan kebutuhannya.


Busana yang saya beli lebih banyak yang bernuansa warna sama. Ini saya lakukan untuk memudahkan dalam hal padu padannya.

AKSESORIS
Menggunakan aksesoris merupakan salah satu cara agar fokus mata saat memandang kita terarah ke aksesoris yang kita kenakan dan bukan ke area panggul kita yang lebar.

Saya mengenakan aksesoris yang berukuran besar dan mencolok mata apabila baju yang saya kenakan lebih sederhana sehingga secara keseluruhan tetap terlihat menarik dan berkesan mewah.


Beberapa koleksi kalung yang saya pakai sehari-hari adalah :


Saya juga suka mengenakan anting-anting. Mengenakan anting-anting membuat penampilan saya terlihat lebih sempurna diantara rambut panjang saya yang ikal.
Tipe anting-anting favorit saya adalah yang memiliki design menarik, unik dan warna yang sedikit mencolok.


HotMom,

Tips saya bagi pemilik badan dengan kategori “Pear” adalah :
·      Hindari mengenakan rok ketat dimana bentuk tubuh anda akan terlihat besar
·      Hindari mengenakan celana legging atau bahan-bahan ketat
·      Kenakan aksesoris kalung dimana kalung ini dapat mengimbangi area pinggul dan paha.
·      Kenakan aksesoris tambahan seperti anting-anting agar penampilan menjadi sempurna

BYE HOTMOM

Sunday, June 29, 2014

HOT SPOT LIBURAN: KENANGAN LIBURAN




Salam Cinta HotMom,

Rasanya tidak cukup waktu kita untuk liburan bersama keluarga…belum puas rasanya berlibur kita sudah harus kembali menjalankan rutinitas kita sehari-hari yaitu bekerja, apakah sebagai Ibu Rumah Tangga atapun bekerja di kantoran.

2 pertanyaan ini yang perlu kita pikirkan, yaitu :
·   Apakah liburan kita yang hanya beberapa hari akan sirna dari ingatan ?
·  Apakah saat anak-anak kita dewasa nanti mereka masih mengingat liburan yang mereka lakukan ?

Sebagian orang tentu masih ingat kenangan indah masa kecil mereka saat liburan dan sebagian orang lagi tentu tidak. Ini yang terjadi dengan saya dimana kemampuan mengingat saya cukup lemah sehingga sering kali saya tidak bisa mengingat peristiwa atau kejadian yang saya alami di masa lampau.

Dunia digital dan teknologi katanya sudah sangat canggih sehingga semua data dapat disimpan dalam CD, Flashdisk atau di dalam Memori Card yang kita miliki. Tapi, walaupun hidup dan bekerja di perusahaan yang bergerak di dunia teknologi, saya tetap melakukan dokumentasi tradisional ini, yaitu foto album.

Pada saat anak saya Oris duduk di bangku SMP, dia pernah bertanya kepada saya kenapa di dunia yang sudah penuh dengan teknologi canggih saya masih mencetak foto liburan dan menyusunnya di dalam album ? Ada foto album yang digital katanya yang bisa saya buka via laptop, handphone atau smartphone dari mana saja…..

Namun, jawaban saya adalah “ file bisa hilang kena virus,  kita tidak bisa menemukan nama filenya karena lupa, atau kita bingung file tersebut disimpan di flashdisk yang mana…” tapi, album foto walaupun bentuknya memakan tempat, akan menjadi kenangan sepanjang masa dan bisa diperlihatkan turun temurun asalkan bisa kita jaga dengan baik.



Inilah hasil kerja Papa saya yang sangat rajin mendokumentasikan setiap momen bersama keluarga ataupun sahabat-sahabatnya dalam foto album.
Hasil cetaknya masih hitam putih khas foto jaman dahulu. Dari foto album ini akhirnya saya bisa melihat Mama saya saat masih muda mengenakan rok mini dengan rambut palsu atau wig yang sangat populer dimasanya, saya bisa melihat wajah lucu kakak-kakak saya saat masih anak-anak , potongan rambut kami saat masih kecil dulu dan foto-foto lainnya yang menceritakan betapa kami mempunyai kehidupan yang sangat indah…



Inilah dasar inspirasi saya untuk mendokumentasikan setiap perjalanan liburan saya bersama Oris kemanapun kami pergi….


Foto menggunakan camera, HP ataupun smartphone lainnya, saya tetap akan mencetak hasil foto tersebut dan memasukkannya ke dalam album sesuai perjalanannya. Misalnya, pada saat liburan ke Thailand, Hongkong, Singapore, Malaysia , Bali, Bromo, Derawan, Komodo, dan tujuan wisata lainnya,  saya memiliki semua albumnya dimana di dalam album lengkap saya simpan tiket dan hal-hal lainnya yang menarik.



Tidak hanya saat liburan, saya juga memiliki album mulai dari saya hamil sampai Oris di bangku kuliah…

Saya memiliki lemari sendiri untuk penyimpanan album-album foto ini. Apabila orang lain koleksi CD, koleksi boneka ataupun koleksi barang berharga lainnya, tetapi saya memiliki koleksi album perjalanan hidup saya mulai dari usia pernikahan, hamil sampai Oris dewasa..



Sangat menyenangkan bisa memiliki koleksi album ini dimana saya sering membuka lagi album koleksi saya secara bergantian dan melihatnya bersama Oris diwaktu senggang kami.
Kami akan tertawa bersama melihat begitu banyak kenangan dan cerita yang ada di dalam foto album ini.



HotMom,
Saya ingin berbagi tips hal-hal yang saya lakukan saat melakukan perjalan atau liburan adalah sebagai berikut :

· Menyimpan tiket perjalanan, tiket masuk wahana liburan, dan tiket apa saja yang kami bayar.
·  Mengabadikan setiap momen mulai dari menunggu di bandara sampai kembali lagi ke Jakarta.
· Mencatat setiap kunjungan perjalanan setiap harinya menjelang istirahat tidur malam
·   Mencatat pengeluaran per hari nya saat liburan
·    Mencetak semua foto setelah tiba di Jakarta dan menyusun albumnya
·  Memberi judul dan menyusun album foto sesuai jadwal perjalanan yang saya lakukan

Saya tidak pernah menunda dalam membuat foto album liburan walaupun saya memiliki catatan hariannya …



Setelah 6 tahun berjalan, anak saya Oris memberikan komentar soal foto album ini bahwa dia akan melakukan hal yang sama kelak karena ternyata foto album ini merupakan kenangan indah yang tidak akan pernah hilang walaupun kecanggihan teknologi sudah mendominasi dunia ini…





BYE HOTMOM

Sunday, June 22, 2014

HOT SPOT LIBURAN : SUNRISE @ BOROBUDUR




Salam Cinta HotMom,


Saatnya mengunjungi Jogjakarta…….Kota yang sudah bertahun-tahun tidak saya datangi dan sekarang saya memiliki kesempatan untuk datang kembali mengunjungi Jogjakarta disela-sela waktu kerja , yaitu mengikuti 3 hari WPP Stream dimana saya menjadi salah satu peserta disana.

Sengaja mengambil pesawat pagi agar saya dan teman kantor, mbak Lolita dan Aoura  bisa berjalan-jalan keliling Jogjakarta sebelum saatnya registrasi jam 2 siang di Hotel Hyatt Surabaya.


Pasar Bringhardjo…..itulah tujuan kami dipagi hari ini.  Agar efektif, kami  berpisah selama 1 jam dan akan bertemu kembali di Mirota, toko yang menjual khas kerajinan Jogjakarta yang berada di sebrang pasar Bringhardjo.


Dengan cuaca panas yang sangat luar biasa akibat erupsi gunung berapi, terkalahkan  dengan suasana pemandangan para pedagang pecel mie yang ada di pinggiran pasar. Saya dan Aoura berhenti untuk mencoba pecel mie yang dijajakan oleh mbak penjualnya.

Setelah puas mencicipi pecel mie, saya mulai masuk ke dalam pasar menjelajahi isinya selama 40 menit dan membeli beberapa kemeja batik untuk oleh-oleh buat keluarga.

Setelah puas berada dipasar, saya menyebrang jalan menuju Mirota dan berkeliling dengan nyaman di dalamnya karena ruangan memiliki AC dan café yang nyaman di lantai 3.
Tertarik dengan barang-barang berwarna yang dipajang di etalase toko, sayapun menuju kesana untuk melihat apa barang-barang tersebut ? hahahaha….ternyata disana dijual rokok produksi jaman dahulu dan coklat dengan cover berbagai macam sosok wayang….


Masih jam 11.30 siang, kami masih memiliki waktu untuk mencoba gudeg yang terkenal di Jogja, yaitu Gudeg Yu Djum.
Driver yang mobilnya kami sewa membawa kami ke salah satu cabang restoran Yu Djum.


Belum jam 12 siang kami tiba disana tetapi sudah banyak menu yang habis karena banyak sekali pengunjung yang makan siang disana. Saya akhirnya memilih menu Nasi Gudeg Sayap.
Bertiga makan disana, kami hanya membayar tidak sampai Rp. 60.000 sudah dengan minum dan beberapa kerupuk.

Selesai makan siang di Gudeg Yu Djum, kamipun melanjutkan perjalanan menuju Hotel Hyatt untuk registrasi acara WPP Stream

Saya tidak akan bercerita mengenai program kerja saya, tetapi saya akan bercerita mengenai program Sunrise ke Borobudur yang menjadi salah satu agenda dari program ini yang menurut saya sangat bagus untuk HotMom coba bersama keluarga.

Jam 3 pagi kami sudah berkumpul di lobby hotel Hyatt dan berangkat tepat jam 03.15 menuju Borobudur.
Tiba di Borobudur sekitar jam 04.15, kami mendaftar di ruang tunggu kedatangan dan menunggu tiket dibagikan oleh pengelola acara.


Tiket masuk sebesar Rp. 250.000 per orang adalah harga yang mahal….tapi saya tidak ingin memberikan komentar dulu soal harga tiket ini karena saya ingin mengetahui apa yang akan terjadi nanti…

Suasana masih gelap, kami diberikan kain batik untuk kami kenakan dan senter untuk membantu perjalanan kami menuju Borobudur. Karena suasana gelap, tidak ada yang bisa kami lihat kecuali berhati-hati disaat berjalan dan menaiki puncak Borobudur.

Memerlukan energi yang banyak untuk menaiki puncak Borobudur karena perjalanan sebelumnya juga cukup jauh.

Setelah menunggu sekitar 15 menit di puncak Borobudur, sedikit demi sedikit matahari mulai menampakkan wajahnya dari balik gunung. Semua pengunjung yang teridri dari pelancong lokal dan turis mulai mempersiapkan camera untuk mengabadikan momen yang sangat ditunggu-tunggu ini.
Dengan hanya menggunakan HP , saya juga tidak mau ketinggalan mengambil momen berharga dan sangat indah dari puncak Borobudur…


Setelah matahari terbit dan lelah berdiri, saya mencoba mencari tempat untuk duduk. Hahahahaha…ternyata saya duduk di tempat yang dilarang duduk. Saat saya ingin memotret pengumuman ini, teman saya juga memotret saya yang sedang duduk ditanda larangan duduk…
Maaf Borobudur…saya terlalu lelah saat itu…..

Saatnya untuk kembali turun kebawah….sekarang baru terlihat betapa indahnya Borobudur dan sekitarnya …lingkungan sekitar sudah ditata dengan sangat indah yang penuh dengan pepohonan..




Bagaimana dengan harga karcis yang Rp. 250.000 tadi ? tidak terasa mahal dibandingkan dengan pengalaman dan keindahan yang kita dapatkan di Borobudur.

Setibanya di bawah , kami baru bisa melihat dengan design gedung dan interior dari ruang tunggu dimana coffee break dan souvenir sudah disediakan untuk kami.


Tiba kembali ke hotel sekitar jam 8 pagi, sayapun melanjutkan tidur yang sempat tertunda. Bangun jam 10 pagi, sayapun bersiap-siap untuk berkumpul kembali di acara kantor sampai jam 12 siang.
Sebelum check out untuk kembali ke Jakarta, kami berjalan kaki keluar hotel dan masuk ke restoran Nasi Pecel yang berada tepat di sebelah Hotel Hyatt.
Wach…ternyata restoran ini sangat unik dan ramai dipenuhi oleh pengunjung yang membawa keluarga.


Di Lobby restoran kita disambut dengan beberapa pemain musik tradisional Jogja. Sudah sangat menyenangkan rasanya saat masuk padahal kita belum mencicip makanan apapun.
Sebelum makan saya menyempatkan berkeliling untuk mengambil foto-foto di sekeliling restoran.


Restoran ini memiliki 3 area makan yang terpisah dimana kita bisa memilih ruangan yang kita suka. Ada area dengan kursi kayu panjang, ada area makan dengan bale-bale da nada ruangan yang konsepnya seperti bar. Kami memilih di area bar karena disanalah tempat memilih makanan dari menu pecel yang mereka tawarkan.
Untuk minumannya, saya memilih minuman khas yaitu Coffee Beer. Rasanya seperti minuman Sarsaparilla kita dijaman dahulu..


Selesai makan siang, kami bersiap-siap kembali ke Jakarta…..
Saya sempat mengambil foto saat berada di pesawat, sekitar 15 menit setelah take off, dimana pemandangannya sangat indah dari dalam pesawat…


HotMom, saya pasti akan kembali ke Jogjakarta karena saya merasa waktu saya untuk menjelajahi kota ini sangat sedikit…

Saya akan membawa anak saya Oris dan saya menyarankan HotMom juga menyediakan waktu untuk berkunjung ke Jogjakarta bersama keluarga.
Nikmati matahari terbit di Borobudur karena pengalaman ini tidak akan HotMom temui dimanapun…

BYE HOTMOM