Sunday, December 21, 2014

MY LAST DAY @ PARIS

Salam Cinta HotMom,


Sudah 10 hari saya melakukan perjalanan dari London ke Paris. Dan hari ini adalah hari terakhir saya di Paris sebelum kembali lagi ke London untuk melanjutkan penerbangan ke Jakarta menggunakan penerbangan kebanggaan kita yaitu Garuda Indonesia.
Schedule saya hari ini adalah ke palace of Versailles dengan mengikuti paket tour 6 jam, Love Bridge , Catacombs, Science Museum dan shopping bersama teman-teman.

PALACE OF VERSAILLES


Rombongan kami berangkat dari titik pertemuan di Louvre Rivoli tepat jam 07.45 dan tiba lebih awal 15 menit di Versailles sehingga kami harus menunggu. Saya menyempatkan diri untuk mengambil foto dari luar dimana sudah banyak turis yang berdatangan dan antri di pintu masuk. 


Saat kita berada diluar tidak terlihat adanya kemewahan yang luar biasa dari bangunan ini. Sepintas hanya seperti gedung-gedung lainnya dengan arsitektur klasik. Namun, saat berada di dalam, saya terpesona dengan interior yang luar biasa megah dan mewah.


Istana Versailles adalah château kerajaan di Versailles di region ÃŽle-de-France Perancis. 
Ketika château dibangun, Versailles adalah sebuah desa negara; Oleh karena itu terkenal tidak hanya sebagai sebuah bangunan, tetapi sebagai simbol dari sistem monarki absolut dari Rezim Ancien.

Yang menarik perhatian saya bukan sejarahnya tetapi adalah beraneka ragam design langit-langit yang diolah dengan megah dan agung sesuai dengan fungsi dan kegunaan dari ruang tersebut.


Ruang demi ruang saya telusuri dan tidak terasa sudah berapa luas ruang istana ini saya kitari sehingga saya sampai disebuah ruangan yang semua interiornya berwarna fuchia. Mewah sekali perpaduan antara fuchia dan emas dihiasi dengan lampu-lampu Kristal.


Sisi ruang berikutnya yang saya lihat adalah Queens Bed Chamber. Tempar tidur ratu yang bergaya klasik menggunakan corak bunga diseluruh sisi ruangannya. Tidak terbayang apabila saya tidur di tempat tidur seperti ini…..pasti sangat nyaman sekali…


Ruang demi ruang diberi nama dari raja maupun ratu dan keturunannya yang didisplay di ruang pameran disini. Patung-patung dibuat untuk mengenang mereka.


Masuk ke ruang berikutnya, Hotmom akan tertegun melihatnya. Ruangan pertemuan dengan puluhan lampu Kristal dari berbagai ukuran menghiasi ruangan yang gemerlap ini.



Cukup lama saya berada disini menikmati lampu-lampu Kristal yang berjuntai ke lantai. Tidak terbayang untuk apa ruangan ini dipergunakan…apakah untuk meeting , makan malam atau ruangan dansa….? Betapa romantisnya apabila berdansa di ruangan yang megah ini…..

Ach….saatnya menuju ruang luar istana yang bisa kita lihat keindahan tamannya saat berada di dalam melalui jendela-jendela kaca yang berukuran besar.


Taman ruang luar ini sangat luas yang diisi dengan berbagai jenis pepohonan yang ditata sangat indah dan teratur.
Satu jam tidak akan cukup bagi saya untuk mengitari taman ruang luar istana yang sangat besar ini. 

Selain pepohonan juga terdapat banyak patung yang menghiasi setiap sudut area taman dan sculpture berbentuk setengah lingkaran yang tepat berada di tengah-tengah bangunan istana.


Disisi lainnya terdapat area yang baru ditanami dengan pohon-pohon yang masih berukuran kecil. Terlihat beberapa orang sedang menyiram tanaman dengan menggunakan kendaraan.


 Hampir 3 jam menjelajahi ruang dalam dan luar dari Versailles, saya kembali ke titik pertemuan sesuai arahan dari tour guide. Kami akan kembali ke Louvre Rivoli tempat pertemuan pertama saat sebelum keberangkatan ke Versailles.


Setelah tour ke Versailles berakhir, saya melanjutkan berjalan kaki menyusuri pinggiran sungai menuju Love Bridge. Banyak terlihat penjual lukisan dan penjual gembok disana.


LOVE LOCK – BRIDGE 


Kunci cinta atau cinta gembok adalah gembok yang mengunci kekasih untuk diletakkan di jembatan, pagar, gerbang, atau tempat umum yang serupa untuk melambangkan cinta mereka. Biasanya nama-nama kekasih 'atau inisial yang tertulis di gembok, dan kuncinya dibuang pergi untuk melambangkan cinta yang tidak bisa dipecahkan. 


Kunci cinta atau cinta gembok adalah gembok yang mengunci kekasih untuk diletakkan di jembatan, pagar, gerbang, atau tempat umum yang serupa untuk melambangkan cinta mereka. Biasanya nama-nama kekasih 'atau inisial yang tertulis di gembok, dan kuncinya dibuang pergi untuk melambangkan cinta yang tidak bisa dipecahkan. 


Dengan pemandangan yang begitu indah, membuat saya betah berlama-lama  sambil menunggu telepon dari teman-teman untuk bersama-sama kami akan mengunjungi Catacombs.

CATACOMBS


Catacombs adalah lorong-lorong bawah tanah buatan manusia untuk praktik keagamaan. Setiap ruang digunakan sebagai tempat pemakaman yang disebut katakombe. Tempat ini  dipopulerkan oleh cerita penggunaannya sebagai tempat perlindungan perang, persembunyian penyelundup ', atau tempat pertemuan untuk kultus.


Dengan membayar 10 Euro per orang atau sekitar Rp. 150.000, kami masuk ke bawah dengan menuruni 100 anak tangga kecil yang berbentuk melingkar.
Ruangan dibawah tanah ini sangat dingin padahal tidak disediakan pendingin ruangan. Pada lantai terlihat rembesan air yang katanya berasal dari dinding bangunan bawah tanah ini.


Cukup lama kami berjalan mengitari ruangan bawah tanah baru bertemu dengan sekumpulan tulang belulang manusia yang disusun dengan sangat rapi dan teratur.
Tidak diperkenankan memotret dengan menggunakan camera professional. Hanya diperbolehkan dengan menggunakan HP dan tanda flash.
Berada di ruangan ini bersama jutaan tulang belulang sangatlah tidak nyaman. Kamipun berjalan dengan sangat cepat untuk bisa segera naik keatas kembali.


Setelah keluar dari bawah tanah, kami langsung mengunjungi toko souvenir yang tepat berada di sebrang pintu keluar Catacombs.
Saya membeli beberapa oleh-oleh disini untuk dibawa pulang ke Jakarta.
Saat ini menunjukkan jam 4 sore dan kami belum makan siang. Perjalanan kami lanjutkan ke Science Museum karena disana terdapat taman yang menjadi tempat hiburan untuk turis.

SCIENCE MUSEUM 


Kami duduk di salah satu restaurant yang berada di sebrang Science Museum menikmati makan siang dan pemandangan yang beragam. Menu makan siang saya adalah ikan dan kentang goreng.


Cité des Sciences et de l'Industrie adalah museum sains terbesar di Eropa. Terletak di Parc de la Villette di Paris, Prancis, itu adalah salah satu dari tiga puluh Pusat Budaya Sains, Teknologi dan Industri (CCSTI), yang mempromosikan ilmu pengetahuan dan ilmu budaya.

Sekitar lima juta orang mengunjungi Cité setiap tahun. Atraksi termasuk planetarium, kapal sebuah teater IMAX (La Geode) dan daerah khusus untuk anak-anak dan remaja.


Selesai makan saya berkeliling dan melihat beberapa souvenir yang dijual termasuk kondom dengan kemasan dengan designyang sangat lucu.



Selain toko souvenir, taman ini juga dijadikan sebagai area promosi bagi salah satu majalah yang ada disana. Mereka melakukan kegiatan foto ala cover.


Yang lebih menarik lagi adalah banyak kegiatan hiburan mulai dari melukis, tarian Cappoeira sampai kepada kegiatan potong rambut dan meditasi yang berujung kepada donasi atau meminta sumbangan.


Di samping restaurant tempat kami makan siang terdapat gedung yang dindingnya penuh dengan lukisan yang sangat lucu dan mengundang perhatian. 


Riri dan Jo asyik berfoto untuk dapat mengambil angle lukisan besar yang ada di dinding…hahahaahah…mereka berdua seru sekali karena foto dilakukan berulang-ulang…



LES MARAIS

Inilah lokasi terakhir kami di Paris, yaitu shopping ke Marais…..


Riri membeli sepatu di salah satu toko dan Jo membeli sepatu di Repetto.



Setelah sekian lama berkeliling menemani Riri dan Jo hunting sepatu, akhirnya tiba juga ke toko interior idaman saya, yaitu Fleur.
Saya membeli lampu berbentuk Teko untuk apartemen saya di Jakarta seharga 98 Euro atau sekitar Rp. 1.470.000.


Sudah hampir jam 8 malam, kamipun bergegas kembali ke apartemen karena sudah mulai turun hujan. Harus packing karena besok kami akan ke London .

SUGANO MY HERO

Tepat jam 12.00 siang kami berempat telah bertemu lagi di bandara Gatwick London setelah 2 jam lebih melakukan perjalanan dengan kerete Eurostar dari Paris ke London.
Bagasi teman-teman over weight sehingga kami harus membayar 300 Euro atau sekitar Rp. 4.500.000. Disaat panik karena sudah tidak memiliki dana lagi, ech…kami dihampiri oleh seorang pria ganteng yang memerintahkan petugas check in untuk memasukkan kelebihan bagasi kami ke penumpang lain. Dalam sekejap kami terbebas dari kewajiban harus membayar 300 Euro. Karena terburu-buru harus masuk ke ruang tunggu kami hanya mengucapkan terima kasih tanpa bertanya siapa nama pria yang sudah membantu kami ini.

Menyesal rasanya saya tidak sempat bertanya namanya…..

Tapi tak disangka kami dipertemukan kembali. Saat menuju ruang tunggu ternyata pria itu ada lagi sedang duduk bersama crew lainnya. Sayapun memberanikan diri menghampiri dan bertanya siapa namanya…

SUGANO, adalah namanya…, pria asal Indonesia….MY HERO….

HOTMOM,
Selesai sudah perjalanan saya ke London & Paris yang penuh dengan pengalaman indah yang tidak akan saya dapatkan lagi dilain waktu. 

Kita sudah mulai memasuki bulan Desember dan bertepatan dengan Hari Ibu tanggal 22 Desember nanti adalah Ulang Tahun Pertama HotMom. 
Ikuti terus cerita saya di Bulan Desember yang penuh dengan warna…



Bye Hotmom…..

0 comments:

Post a Comment