Saturday, December 6, 2014

MY TRIP TO LONDON& PARIS (Part 5 : Windsor Castle, Stonehenge & Oxford)



Salam Cinta HotMom,

Disaat teman-teman masih tidur, saya sudah keluar apartemen di Covent Garden menggunakan taksi menuju tempat berkumpul bus wisata untuk tujuan Windsor Castle, Stonehenge & Oxford yang akan memakan waktu sekitar 10 jam yang dimulai dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam nanti. 

Setelah semua peserta tour berkumpul, bus kami pun jalan menuju ke stasiun bus di dalam kota dimana di stasiun ini akan dikumpulkan semua peserta tour sesuai tujuannya masing-masing. 


Sangat rapi pengaturan keberangkatan tour di stasiun bus ini . Saya menyempatkan untuk ke toilet terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan yang cukup memakan waktu ke Windsor Castle. Untuk menggunakan toilet saya harus membayar 30 sen poundsterling atau sekitar Rp. 6000.

WINDSOR CASTLE

Cuaca sangat dingin setibanya kami di Windsor Castle. Guide kami memberikan informasi dan arahan mengenai route yang sebaiknya kamo lakukan dan tempat pertemuan kembali sesuai waktu yang ditentukan.


Sebelum tiba di tempat antrian masuk, kami melewati area toko-toko souvenir yang sangat mengundang untuk dikunjungi. Banyak dijual permen coklat dan berbagai macam jelli dari berbagai rasa.


Antrian masuk cukup panjang namun tidak memakan waktu lama karena semua sudah diatur dengan baik oleh pihak pengelola.


Keluar dari counter pemeriksaan karcis, maka terlihatlah benteng yang sangat megah berdiri di depan saya….tidak sabar saya mulai menjelajajahi karena waktu yang diberikan oleh guide terbatas.


Windsor Castle adalah kediaman kerajaan di Windsor di daerah Inggris Berkshire. Awalnya dirancang untuk melindungi kerajaan di pinggiran London, dan untuk mengawasi bagian strategis penting dari Sungai Thames.

Windsor Castle yang selamat dari masa yang penuh gejolak saat Perang Saudara Inggris, ketika itu digunakan sebagai markas militer bagi pasukan Parlemen dan penjara bagi Charles I. 
Victoria membuat perubahan kecil ke kastil, yang menjadi pusat untuk hiburan kerajaan untuk banyak pemerintahannya. 

Windsor Castle digunakan sebagai tempat perlindungan untuk keluarga kerajaan selama kampanye pengeboman Perang Dunia Kedua .Ini adalah atraksi wisata popular dan sebagai tempat untuk kunjungan kenegaraan.


Baru 20 menit, hujan deras pun turun sehingga saya harus berlari mencari tempat berteduh. Dan belum sampai 5 menit, hujan deras tadi sudah berubah mendadak menjadi panas terik….
Saya menyempatkan diri berfoto dengan penjaga benteng yang gagah perkasa dan menikmati area taman Windsor Castle yang sangat indah..


Tidak terasa sudah hampir 1,5 jam saya di Windsor Castle dan tiba saatnya untuk kembali ke titik pertemuan.
Sembari menuju ke area parkir bus, saya mampir ke toko souvenir membeli beberapa jelli dengan berbagai rasa dan mengabadikan taksi yang ada di Windsor Castle yang sangat menarik perhatian karena warnanya yang mencolok.


STONEHENGE


Setelah semua peserta tour berkumpul di dalam bus, kamipun berangkat menuju Stonehenge. Perjalanan menempuh waktu sekitar 50 menit dari Windsor Castle. Pemandangan sangat indah selama perjalanan menuju Stonehenge…

Setibanya di parkir, kami harus berganti kendaraan dengan kendaraan shuttle menuju Stonehenge dengan mengikuti antrian yang ada. Lokasi area tunggu untuk shuttle berada di area café atau resto yang tersedia disana.


Stonehenge adalah monumen prasejarah yang terletak di Wiltshire, Inggris. Salah satu situs paling terkenal di dunia, Stonehenge adalah sisa-sisa sebuah cincin batu berdiri diatur dalam pekerjaan tanah. Hal ini di tengah-tengah kompleks yang paling padat Neolitik monumen dan Zaman Perunggu di Inggris, termasuk beberapa ratus gundukan pemakaman. 

Bukti arkeologi yang ditemukan oleh Proyek Stonehenge Riverside pada tahun 2008 menunjukkan bahwa Stonehenge merupakan tanah pemakaman sejak awal. Dari hasil kremasi ditemukan bahwa di dalamnya  mengandung tulang manusia sejak 3000 SM.


Kami diberikan waktu 40 menit untuk dapat menikmati Stonehenge. Udara yang dingin dan bersih dipadukan dengan sinar matahari membuat perasaan tenang dan nyaman saat berada di Stonehenge.
Tidak banyak yang dilihat disini, tetapi saya sangat betah berlama-lama disini karena pemandangan sekitarnya yang sangat indah.


Selesai berfoto di area batu, saya kembali menggunakan shuttle untuk melihat-lihat pameran rumah jaman batu yang ada pada masa itu lengkap dengan ruang dalamnya.

Saya juga sempat berbincang-bincang dengan pengawasnya yang sangat ramah dan membeli t-shirt Stonehenge Rocks untuk seseorang yang sangat saya sayangi yang berada di Jakarta.


Selesai berbelanja saya kembali ke bus untuk berkumpul dengan yang lainnya. Perjalanan dilanjutkan menuju Oxford. Saat ini waktu menunjukkan jam 3 sore waktu setempat.


OXFORD

Terpesona saya melihat arsitektur semua bangunan yang ada di Oxford. Klasik, mewah dan sarat dengan sejarah….

Guide memberikan kami waktu 1,5 jam untuk menjelajahi Oxford yang saya mulai dengan mengunjungi Ashmolean Museum  yang kebetulan berada tepat disamping parkir bus kami.

THE ASHMOLEAN MUSEUM


The Ashmolean Museum  di Beaumont Street, Oxford, Inggris, adalah museum universitas pertama di dunia. Bangunan pertama dibangun pada 1678-1683 untuk rumah kabinet keingintahuan yang Elias Ashmole berikan kepada Universitas Oxford pada tahun 1677. Museum dibuka kembali pada tahun 2009 .

Saat duduk di teras luar museum dan tersenyum melihat seorang ibu yang membawa 2 orang anak beristirahat di salah satu anak tangga museum karena kelelahan…


Selesai dari museum, saya berjalan kaki menyusuri tepian bangunan-bangunan kuno dan bertemu dengan Saxon Tower.

SAXON TOWER


Saxon Tower of St Michael adalah Gerbang Utara yang berada di jalan Cornmarket.

St Michael di Northgate adalah sebuah gereja di Cornmarket Street, di persimpangan dengan Kapal Street, pusat Oxford, Inggris. Gereja  ini adalah lokasi pintu gerbang utara asli Oxford ketika dikelilingi oleh tembok kota. Saxon merupakan menara gereja 


The Saxon Tower adalah bangunan tertua di Oxford dan harus dikunjungi! Di dalamnya Anda dapat melihat pintu ke sel Martyrs ', ketika mereka dipenjarakan di Bocardo. Ada enam lonceng besar yang begitu besar dan berat.

Saya juga menyempatkan untuk melihat-lihat tenda-tenda tempat berjualan souvenir yang ada di Cornmarket Street.

Perjalanan saya lanjutkan dengan berbelok ke kiri dan menemukan Radcliffe Square.

RADCLIFF SQUARE


Radcliffe Square didirikan pada 1749 sebagai Perpustakaan . Sekarang menjadi ruang baca untuk Perpustakaan Bodleian. 

Kubah melingkar khas dan drum struktur menjadikannya salah satu bangunan yang paling dikenal dan sering-difoto di Oxford. Bangunan ini tidak terbuka untuk umum .

Banyak turis yang berisitirahat di salah satu café terbuka yang ada di Radcliffe Square. Karena waktu yang sangat terbatas, saya pun melanjutkan berjalan kaki tanpa tujuan dan menemukan Gereja St. Mary Magdalen.


GEREJA ST. MARY MAGDALEN


Gereja St. Mary Magdalen terletak di persimpangan dari Magdalen Street, Broad Street, George Street, dan Cornmarket Street. Sebuah gereja kayu Saxon berdiri di sini seribu tahun yang lalu, tapi ini dibakar pada 1074. Robert d'Oilli, Norman Constable dari Oxford, membangun sebuah lorong kapel tunggal untuk menggantikan gereja kayu. St Hugh, Uskup Lincoln, membangun kembali gereja ini pada tahun 1194. Ini adalah gereja pertama dengan interior Victorian Gothic di Oxford.


Perjalanan saya lanjutkan melihat-lihat di sekitar dan saya bertemu dengan toko yang menjual keperluan untuk mahasiswa yang kuliah di Oxford University.

The University of Oxford  adalah sebuah universitas riset perguruan tinggi yang terletak di Oxford, Inggris. 

Berjalan disini sangat menyenangkan karena saya berada di lokasi yang belum pernah saya lihat sebelumnya dan sangat klasik.



 Arsitektur kota tua dengan pedestrian yang hijau membuat waktu menjadi tidak terasa.

Dalam perjalanan kembali ke titik pertemuan bus, saya menemukan Universitas St. Mary The Virgin.

UNIVERSITAS ST. MARY THE VIRGIN


Pemandangan dari tower menara adalah pemandangan terbaik yang terkenal di Oxford. Perlu pendakian dari 124 langkah ke atas untuk menikmati pemandangan ke segala penjuru Oxford dan pedesaan sekitarnya. 

Universitas Gereja St Mary the Virgin adalah yang terbesar dari gereja paroki Oxford dan pusat dari University of Oxford berkembang. Kota ini terletak di sisi utara dari High Street, dan dikelilingi oleh universitas dan bangunan perguruan tinggi. 

St Mary memiliki salah satu menara paling indah di Inggris dengan teras Barok eksentrik, yang dirancang oleh Nicholas Stone, menghadap High Street. 

Perjalanan saya lanjutkan dan semakin dekat dengan tempat pemberhentian bus kami. Lokasi terakhir yang saya kunjungi adalah Memorial Martyrs.


MEMORIAL MARTYRS


Memorial Martyrs berada di persimpangan St. Giles ', Magdalen Street, dan Beaumont .

Martyrs Memorial 'MemorialThe Martyrs' adalah sebuah monumen batu yang posisinya berada didi persimpangan St Giles ', Magdalen Street dan jalan Beaumont di Oxford.

Lengkap sudah perjalanan saya hari ini dimana waktu menunjukkan jam 6 sore waktu setempat. Saatnya kembali ke kota yang akan menempuh waktu sekitar 2 jam.

HOTMOM,

Banyak pengalaman dan pelajaran yang saya terima hari ini selain pengetahuan tentang tempat tujuan wisata yang saya kunjungi, saya juga memperhatikan attitude dan prilaku masyarakat Inggris yang sangat sopan dan kota yang bersih teratur…..

Besok, saya akan pindah Negara dengan tujuan Paris….wach…senangnya….tunggu cerita perjalanan saya ke Paris yhaa…..


Bye Hotmom

0 comments:

Post a Comment